“Tok
tok tok dug dug”, suara bedug bertanda waktunya shalat maghrib telah tedengar.
Saat itu adalah bulan Ramadhan, yang berarti suara bedug tersebut juga
mengisyaratkan umat muslim untuk berbuka puasa. Jalanan terlihat sepi, cahaya
lampu jalan terlihat remang seakan telah ikut berpuasa seharian. Sudut-sudut
gang yang biasanya ramai saat itu nampak sunyi senyap. Tak seorangpun terlihat
melakukan aktivitas di luar rumah. Jangankan lalu lalang kendaraan bermotor,
barisan semutpun tidak terlihat.
Tentu
saja saat itu seluruh masyarakat desa tengah merayakan kemenangan mereka yang
telah mampu menahan lapar dan hawa nafsu seharian.



